Friday, 17/9/2021 | 2:22 UTC+0

Permintaan Terakhir Sang Legenda Maradona: Jenazahnya Dibalsam

Beberapa bulan sebelum dirinya meninggal kan kita semua untuk selama-lamanya, Diego Maradona ternyata telah meminta pihak keluarganya untuk mengawetkan tubuhnya dengan melakukan pembalasan saat dirinya tutup usia. Permintaan dari mantan pemain Tim Nasional Argentina tersebut untuk mengawetkan jasad nya dibeberkan oleh salah seorang jurnalis yaitu Martin arevalo yang mempunyai kedekatan tersendiri dengan sang legenda asal Argentina itu.

Minta Jenazahnya Diawetkan Dengan Pembalsaman

Dari jurnal tersebut telah diketahui bahwa Maradona ternyata telah memikirkan kematiannya jauh-jauh hari sebelum mantan pemain dari benang poly tersebut menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Rabu (25/11) kemarin. “ saat ada ide untuk membuat patung nya dirinya langsung bilang, ‘ tidak, saya mau mereka membalsam saya,’,” ungkap arevalo dilansir dari CNN Indonesia.

Disebut-sebut Maradona sempat menulis surat yang isinya tentang permintaan pembalseman supaya jasadnya tak dirusak. Setidaknya sudah ada dua tokoh yang ada di Argentina yang mengalami proses  pembalsaman yaitu mantan presiden Juan peron dan juga istrinya Evita peron.

Keluarga dari legenda sepak bola tersebut sampai sekarang belum memberikan pernyataan resmi tentang permintaan dari Maradona itu. Jenazahnya sekarang ini telah dikebumikan tepatnya di pemakaman jardin Bella Vista dengan proses pemakaman yang berlangsung pada hari Kamis (26/11) kemarin, petang waktu setempat.

Seperti yang diberitakan Maradona meninggal di kediamannya yang terletak di Tigres, dekat dengan Buenos Aires, pada hari Rabu 25 November 2020 setelah dirinya dinyatakan henti jantung. Sosok yang sangat amat identik dengan nomor 10 tersebut sempat menjalani operasi karena adanya pembukuan dan juga pendarahan pada otaknya di akhir Oktober yang lalu. 

Fans Berebut Lihat Peti Mati Maradona Sampai Ricuh Dengan Polisi

Kepergian dari sang bintang ini tentu saja menyisakan luka dan juga juga yang sangat mendalam bagi para penggemarnya yang masih sangat sedih. Bahkan kericuhan togel hongkong terjadi antara ratusan fans dari Maradona dengan polisi yang ada di luar Istana Presiden Argentina, Casa Rosada, Buenos Aires Pada hari Kamis (26/11) kemarin pagi waktu setempat. Ratusan fans pasalnya berebut untuk melihat peti Matinya.

Dilansir dari CNN Indonesia telah terjadi saling dorong antara  para fans dan juga polusi tepat di depan Casa Rosada. Mereka juga berebut untuk memasuki Istana Presiden Argentina hanya untuk melihat peti mati dari idolanya dan memberikan penghormatan terakhirnya pada legendaris Timnas Argentina tersebut. Seperti yang diberitakan peti mati Maradona sudah tiba di Casa Rosada Pada hari Kamis pagi waktu setempat dan jenazah mendiang Maradona dikabarkan bakal disemayamkan di Casa Rosada selama beberapa hari sebelum akhirnya dikuburkan. Pemerintah Argentina sendirilah yang telah menyatakan masa berkabung selama tiga hari untuk menghormati kepergian dari legenda Timnas Argentina tersebut.

 Mantan pemain Napoli dan juga Barcelona tersebut meninggal pada usia 60 tahun Setelah dinyatakan mengalami henti jantung. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa kematiannya terjadi dua pekan setelah legenda tersebut menjalani operasi pendarahan di otak nya. Sebelumnya sang legenda juga sempat bermasalah dengan obesitas dan juga ketergantungan kokain.

Sampai sekarang Maradona masih jadi salah satu pemain sepak bola terhebat dalam sejarah dunia sepak bola. Mantan pemain yang mana dikenal dengan gol Tangan Tuhan tersebut Ketika melawan Inggris pada Piala Dunia 1986 itu sukses Argentina menjadi juara dunia pada ajang Piala Dunia Meksiko itu.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *