Friday, 25/5/2018 | 4:44 UTC+0
  • Dibalik Kemenangan Timnas U-16 Indonesia Plastic Cup 2017

    Dibalik kesuksesan pemain Timnas U-16 Indonesia meraih gelar Plastic Cup 2017 tentu tidak lepas dari peran Fakhri Husaini yang sangat paham betul terhadap kondisi dari anak asuhnya, saat menjelang laga terakhir merebut gelar juara Fakhri justru tidak menekan anak asuhnya untuk berlatih namun memberikan waktu untuk bersantai.

     

    Timnas U-16 Indonesia Liburan ke pantai lepas penat di ajang Plastic Cup 2017

    Jika biasanya menjelang turnamen penting para atlet berlomba-lomba berlatih untuk mengasah kemampuan mereka agar tampil memukau saat pertandingan berlangsung, Berberda dengan apa yang dilakukan oleh Timnas U-16 Indonesia. Target besar untuk meraih hasil yang terbaik diajang turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017 yang diselenggarakan di Vietnam pastinya membuat beban serta tekanan yang sangat besar.

     

    Tetapi saat menjelang pertandingan terakhirnya melawan Taipei, Timnas U-16 Indonesia melakukan rekreasi ke pantai. Fakhri Husaini selaku pelatih sengaja untuk mengajak anak asuhannya rekreasi agar dapat menghilangkan penat. Sebab Taipei akan menjadi lawan yang terakhir pada turnamen tersebut, sebelumnya diawal pertandingan Timnas U-16 Indonesia berhasil mengalahkan Myanmar dan pada saat berhadapan dengan tuan rumah, Timnas U-16 Indonesia hanya mampu bermain imbang.

     

    Namun saat menjelang laga terakhirnya Timnas U-16 Indonesia justru tidak melakukan latihan yang serius, mereka hanya melakukan recovery yang dilakukan sambil rekreasi dipantai. Fakhri Husaini mengaku memang sengaja memberikan liburan kepada anak asuhnya untuk berlibur karena sejak mulai kedatangan mereka pada 12 Juni kemaren, Timnas U-16 Indonesia mempunyai jadwal yang padat pada laga tersebut. Timnas U-16 Indonesia belum sempat liburan sehingga Fakhri memberikan kesempatan kepada anak asuhannya untuk berlibur.

     

    Fakhri juga menyebutkan bahwa moment tersebut akan dimanfaatkan mereka untuk waktu kebersamaan dan setelah rekreasi, Timnas U-16 Indonesia akan melakukan buka puasa di pantai tersebut. Fakhri juga penambahkan meskipun berlatih dengan santai namun timnas U-16 Indonesia tetap akan mempersiapkan kekuatan dengan pasti. Fakhri juga mengaku telah mempersiapkan taktik dalam jelang pertadningan melawan Taipei nanti, dengan Formasi 4-3-3 dan juga akan dilakukan pergantian pemain. Fakhri justru berani memprioritaskan pemain dewa poker yang jarang tampil karena bertujuan agar pemain masih memiliki stamina yang bugar untuk dapat menekan Taipei sejak awal pertandingan.

     

    Dalam laga menghadapi Taipei terbilang penting sebab akan bisa memperngaruhi peluang untuk Indonesia menjadi juara, karena peluang sangat terbuka lebar sebab Indonesia berada di posisi dua dari klasemen sementara yang hanya selisih gol dari Vietnam. Pada turnamen Plastic Cup 2017 hanya diikuti oleh 4 negara, yaitu Indonesia, Vietnam, Myanmar dan China Taipei. Masing-masing negara akan dibentrokan satu kali dan pada laga terakhir Timnas U-16 Indonesia akan berhadapan dengan Taipei.

     

    Benar saja setelah Timnas U-16 Indonesia melakukan rekreasi dan menjalankan taktik dari sang pelatih Fakhri Husaini akhirnya Timnas U-16 Indonesia keluar sebagai pemenang di turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017 setelah menaklukan Taipei sebanyak 11 gol.

    Timnas U-16 Indonesia yang tidak tinggalkan ibadah puasa dan sholat meski berlaga diajang turnamen Plastic Cup 2017

    Meskipun sedang menjalani turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017 namun para pemain dari Timnas U-16 Indonesia yang beragama muslim tetap menjalani kewajiban mereka sebagai seorang muslim yaitu puasa dan sholat. Bahkan saat menjalani recovery dan rekreasi saja para pemain menyempatkan untuk berbuka puasa dipantai, dan setelah menjalani pertandingan terakhir mereka melawan Taipei pun pemain Timnas U-16 Indonesia menjalani ibadah sholat magrib di dalam ruangan ganti.

    Read more
  • Resmi, Ibrahimovic Keluar dari Manchester United, Kenapa?

    Semua orang tahu pengaruh Ibra terhadap kebangkitan The Red Devils musim ini. Tapi, kabar mengejutkan justru terjadi saat United sedang berada dalam puncak kepercayaan. Ibra yang menjadi tulang punggung klub harus rela pergi. Ya, hingga hari ini, Manchester United belum menawari striker Zlatan Ibrahimovic kontrak baru dan pemain Swedia itu telah dilepas oleh klub.

    Ibra Tidak Perpanjang Kontrak Baru

    Seperti yang sudah dikabarkan jika pemain berusia 35 tahun itu menyetujui kontrak bandar togel sgp satu tahun, dengan opsi untuk musim kedua. Namun, perpanjangan itu tidak dilakukan pada saat pemain asal Swedia tersebut mengalami cedera ligamen lututnya pada akhir April lalu. Pihak United juga telah mengatakan secara resmi jika Ibra tidak mendapatkan kontrak barunya.

    Sebagai gantinya, mantan bek United, John Terry akan menjadi salah satu agen bebas profil tinggi yang tersedia pada musim panas ini menyusul kepergiannya dari Chelsea, sementara Manchester City sudah mengkonfirmasi kiper Willy Caballero, pemain sayap Jesus Navas dan pemain belakang Gael Clichy dan Bacary Sagna akan dibebaskan. Pemain tengah Joey Barton juga mencari klub baru setelah dibebaskan dari Burnley, meskipun ia menjalani larangan 18 bulan karena pelanggaran.

    Kita tentu tahu jika Zlatan Ibrahimovic akan menyelesaikan rehabilitasi dari operasi ligamen lutut di dekat kompleks pelatihan Carrington Manchester United. Pemain asal Swedia itu akan habis kontraknya pada tanggal 30 Juni dan tidak disebutkan kesepakatan lain yang ditawarkan saat nama Ibrahimovic muncul di daftar yang dikeluarkan Liga Utama Inggris pada hari Jumat sore. Tidak ada yang ditawarkan pada 29 Mei lalu, dan sudah dipahami tidak ada perubahan akan kontraknya.

    United Konfirmasi Lepasnya Ibra

    Walau Ibrahimovic akan tetap berada di Manchester hingga pulih dari cedera yang diderita pada bulan April, sepertinya kita tidak mungkin melihatnya bermain lagi pada musim 2018. Tidak ada jaminan yang dibuat oleh klub meskipun pemulihan bisa lebih cepat. Tentunya bentuk atau daftar pemain United di tim utama dari kampanye 2017-18 akan menentukan apakah Ibra masih akan dipercaya atau tidak.

    Pihak Manchester United sendiri telah mengkonfirmasi bahwa Zlatan Ibrahimovic akan dibebaskan pada 30 Juni, mengakhiri masa satu tahun dengan klub tersebut. United telah menolak opsi bersama untuk memperpanjang striker Swedia itu tinggal di Old Trafford selama 12 bulan lagi seiring Ibrahimovic diperkirakan akan absen hingga 2018 setelah menjalani operasi untuk memperbaiki ligamennya yang rusak pada bulan lalu.

    Ibrahimovic sendiri sukses seketika setelah bergabung dengan United sebagai agen bebas dari Paris Saint-Germain dengan mencetak 28 gol dalam 46 penampilannya. Ia juga membantu tim Jose Mourinho mengangkat Community Shield, Piala Liga dan trofi Liga Europa. Agen berusia 35 tahun, Mino Raiola, mengklaim bulan lalu Ibrahimovic ingin memperpanjang masa tinggalnya di United namun klub tersebut telah memutuskan untuk pindah dan telah mengabarkan bahwa Alvaro Morata dari Real Madrid sebagai orang yang mereka inginkan untuk memimpin pertandingan musim depan.

    United tetap dalam pembicaraan untuk menandatangani Morata dan semakin yakin kesepakatan bisa disepakati. Kabarnya, biaya transfer Morata sampai € 90 juta (£ 78 juta). Sehingga tawaran £ 52.4 juta (€ 60 juta) dari United telah ditolak. Klub Spanyol, Real Madrid telah membelinya dari Juventus musim panas lalu dengan harga € 30 juta.

    Sementara itu, tim Bundesliga Hertha Berlin telah meluncurkan tawaran nakal di Twitter untuk menandatangani Ibrahimovic tapi sepertinya dia harus mengambil potongan gaji dari £ 19 juta yang bisa ia dapatkan di United musim lalu jika ia menerima tawaran tersebut. Kita nantikan kabar berikutnya

    Read more
  • ISIS Mengklaim Mengeksekusi Dua Guru China yang diculik di Pakistan

    Kelompok militan ISIS klaim bahwa mereka sudah mengeksekusi mati 2 orang guru China yang mereka culik di Pakistan kepada 2 bulan lalu. Di pemberitaan media propaganda ISIS, Amaq, pada hari Kamis (8/6), “ISIS sudah membunuh 2 warga Cina yang selama ini mereka tahan di Baluchistan, sebuah provinsi di barat daya Pakistan.”

    Dua Warga dibunuh ISIS

    Kementrian Luar Negeri Cina mengakui bahwa ada dua warganya yang diculik oleh seorang pria yang bersenjata yang menyamar sebagai petugas kepolisian di Pakistan. Meskipun demikian, Kemlu Cina masih bakal melalukan verifikasi informasi tersebut melalu berbagai macam jalur termasik juga bekerja sama dengan otoritas Pakistan sendiri.

    Bukan menjadi rahasia lagi bahwa selama ini memang ISIS memang mempunyai upaya membangun kekuatannya di Pakistan. Mereka juga banyak melancarkan serangan sanadomino termasuk juga di kantor wakil Senat di Provinsi Baluchistan yang menewaskan 25 orang pada bulan lalu. Belakangan ini memang Kedutaan Besar Cina untuk Pakistan telah meminta Islamabad berulang kali untuk meningkatkan keamanan terutama di Baluchistan di maa Beijing juga membangin pangkalan dan juga jalan baru sebagai jalur penghubung menuju ke Laut Arab. Militer Pakistan juga sudah bergerak. Pada hari Kamis kemarin, mereka sudah merilis rincian operasi mereka guna menghancurkan markas ISIS yang ada di Baluchistan.

    ISIS Uighur: Darah Akan Mengalir di Cina

    Kelompok militan ISIS sudah bersumpah akan menancapkan bendera mereka dan juga kekuasaan mereka di Cina. Mereka juga mengatakan darah bakal mengalir di sungai-sungai yang ada di Cina. Sebuah video yang memiliki durasi 30 menit yang mana dirilis oleh kelompok Intel berbasis di AS, SITE, menunjukkan bahwa pasukan ISIS sedang melatih sejumlah warga Uighur. Uighur adalah etnis minoritas Muslim di Cina.

    Salah seorang anggota ISIS di dalam video itu, berdasarkan penjelasan dari seorang warga Uighur yang menganalisis video tersebut pada hari Jumat (9/6) ini mengatakan, “Hai para saudaraku. Saat ini kita sedang berjuang menghadapi kafir yang ada di seluruh dunia. Tetaplah kuat. Kami bakal menancapkan bendera ISIS di atas tanah Amerika, Cina, Rusia dan jua seluruh kaum kafir yang ada di dunia.”

    “Tanah syariaj kami sudah dibangun dengan tumpah darah,” lanjut pria yang lainnya dengan bahasa Uighur di dalam video itu. Rekaman itu juga berisi sejumlah cuplikan gambar dari dalam wilayah Xinjiang, yakni salah satu provinsi yang mayoritas penduduknya adalah etnis Uighur.

    Dalam video lainnya juga, video itu menunjukkan sejumlah foto beberapa orang Uighur yang sudah bergabung menjadi martir. Para martir itu disebut-sebut berasal dari Turkestan, sebutan lain untuk provinsi Xinjiang yang sering dipakai oleh suku Uighur. Dan juga ada salah seorang lainnya yang berbicara dalam akssn Yarkand dalam video itu, salah satu aksen ciri khas warga dari kota tua yang bernama Kashgar yang ada di selatan Xinjiang.

    Selain itu juga, pasukan ISIS mengecam akan mengincar “antek-antek Cina komunis yang kafir.” Sementara itu, Geng Shuang, juru bicada dari Kementrian Luar Negeri Cina, menyatakan bahwa mereka belum mengetahui perihal beredarnya video tersebut. Walaupun demikian, ia menyatakan bahwa ia dan pihaknya akan menanggapi masalah itu dengan sangat serius. “Kami secara jelas menentang segala bentuk terorisme. Secara proaktif, Cina terus berpartisipasi dalam bekerja sama dengan internasional guna memberantas terorisme,” ungkap Geng kepada media. Hal ini membuktikan bahwa pihak Cina tak gencar dan tak lantas takut pada ancaman ISIS.

    Read more
  • Arsene Wenger Anggap Chelsea Juara Karena Tak Main di Eropa

    Musim depan diprediksi oleh sang manajer Arsenal. Arsene Wenger sebagai musim terberat dan akan menjadi ujian terbesar bagi The Blues saat mereka akan tampil di banyak kompetisi. Ia mengklaim bahwa kampanye Chelsea dalam menuju tangga juara Liga Primer Inggris pada musim ini dibantu dengan faktor ringannya jadwal yang mereka punya.

    Fokus The Blues pada Satu Kompetisi

    Memang musim ini The Blues hanya fokus pada kompetisi domestic dan tidak tampil sama sekali di kancah Eropa. Hal ini bukan tanpa alasan. Chelsea tidak tampil di kancah Eropa karena di musim yang sebelumnya mereka finis di urutan ke-10. Selain itu sang manajer Arsenal itu juga merasa heran dengan tren baru-baru ini dimana pemenang Liga Primer Inggris malahan yang justru tidak mengandalkan taktik penguasaan bola.

    Sejauh ini Chelsea hanya mampu duduk manis di peringkat ke-6 soal statistic penguasaan bola, Chelsea sendiri mendapatkan 54.2%. presentase ini lebih banyak dibandingkan dengan Leicester City ketika menjadi kampiun musim lalu dengan presentase sebanyak 42.4% atau berada di peringkat ke-18.

    Wenger sempat memberikan komentarnya pada salah satu surat kabar UK, “Dalam 2 musim terakhir, tim yang tidak mempunyai penguasaan bola terbaik malahan memenangkan liga. Dan juga satu faktor lain, tidak bermain di Eropa. Mereka-mereka lah yang justru bisa menang di Liga.”

    Ia menambahkan, “Karena Liga Primer secara fisik kan sangat lah sulit. Mungkin akan sulit bagi tim-tim untuk memenangkan banyak kompetisi. Kita nantikan saja lah bagaimana reaksi Chelsea di musim depan.” Chelsea bisa mengunci gelar juara Liga Primer musim ini jika meraih kemenangan ketika melawan West Bromwich Albion akhir pekan ini.

    Wenger Kritik Juga Soal Kelakuan Jose Mourinho

    Selain mengritik soal Chelsea yang tak keluar dari ranah domestik, Wenger juga sempat mengritik sikap Mourinho yang mengecam habis-habisan performa pemainnya dalam kekalahan MU dari Arsenal. Seperti yang diketahui banyak orang, Jose Mourinho tampak begitu kesal dengan tim asuhannya ketika mereka dikalahkan Arsenal dengan skor 2-0 akhir pekan lalu.

    Selain menyulitkan kans, MU mengakhiri musim ini di posisi 4 besar. Ini menjadi kekalahan perdana Mou dari Wenger di Liga Primer Inggris. The Special One pasalnya mengecam para pemainnya yang dianggap punya tanggung jawab besar atas kekalahan itu. menganggapi sikap dari Mou itu, Wenger lantas menyampaikan nasihat bijaknya untuk rivalnya itu.

    “Mengritik pemain karena kalah? Anda bisa juga melakukannya di situasi yang ekstrem. Tapi sungguh, hal semacam itu harus dilakukan dengan sangat hati-hati,” dilansir dari BBC, Wenger menyampaikan kritikannya. “Anda tak bisa melakukannya di semua pertandingan. Apalagi para pemain TOP punya sudut pandang sendiri tentang apa posisi dan juga peran terbaik untuk dirinya,” imbuhnya.

    “Anda tidak boleh memosisikan diri sama dengan mereka semua. Anda menyalahkan mereka ketika kalah namun anda mendapatkan pujian bandar togel sgp saat mereka menang? Anda harus berjuang untuk mereka dan juga mengontrol apa yang anda katakana kepada mereka.”

    Jelas hal ini tidak baik bagi kondisi mental para pemain Manchester United. Wenger mengaku bahwa tidak seharusnya manajer suatu klub melakukan hal seperti itu. ia harus adil. Saat menang, usahanya dan anak asuhnya juga. Namun saat kalah, bukan hanya karena pemain, namun bisa saja karena sang pelatih yang belum bisa mengarahkan mereka secara maksimal.

    Read more