Saturday, 18/11/2017 | 10:13 UTC+0
  • Deretan Film Bioskop Keluarga Pekan Ini

    Akhir pekan memang waktu paling tepat bersama dengan keluarga, namun kurang berarti jika tidak melakukan sesuatu yang menarik. Kegiatan di rumah memang membuat nyaman namun sesekali membawa keluarga ke luar bisa memberikan suasana baru. Jika tidak punya tujuan lebih lanjut, bagaimana dengan menonton bioskop. Anak anak pasti akan lebih bersemangat menonton dari layar besar dengan tempat duduk lebih nyaman, tenang saja di akhir pekan kali ini masih berjajar beberapa film box office yang aman membawa anak anak di bawah usia 15 tahun.

    Anda tidak perlu pusing memberikan pengarahan lebih pada anak, pasalnya banyak film animasi yang kini naik ke layar bioskop. Sebut saja despicable yang sudah punya beberapa sekuel, kali ini hadir dengan sesuatu yang baru, despicable me 3. Mau melihat film baru, ada pilihan lain seperti the emoji movie. Dari awal anda sudah melihat jika akan muncul banyak emot seperti di ponsel, namun dikemas jadi lebih menarik sehingga dalam waktu 120 menit anda akan mendapatkan hiburan.

    Tidak mau tokoh animasi, ada Spider-Man : Homecoming yang aman bagi anak anak di atas 13 tahun. Jagoan anda yang beranjak dewasa dan sudah duduk di bangku SMP tidak akan menolak jika diajak ke bioskop menonton jagoan laba laba yang melompat dari satu gedung ke gedung lainnya. Kali ini Spider-Man hadir saat remaja, sehingga beberapa adegan intim ditiadakan, namun digantikan dengan beberapa action yang tidak kalah menantang.

    Despicable Me 3

    Film ketiga lanjutan dari Despicable Me 2 (2013) dan Minions (2015), ini memang sudah dinantikan dan sengaja dikeluarkan saat musim liburan. Pangsa pasarnya sudah jelas anak sekolah dengan membawa serta orang tua mereka ke bioskop, anda akan melihat kelanjutan dari Gru, anak anaknya dan Minions. Setelah gagal dalam misi dan dipecat dari Liga Anti Villian, Gru didatangi utusan dari Dru. Ternyata Gru dan Dru adalah saudara kembar, namun sayangnya punya passions yang berbeda. Jika Gru suka dengan teknologi namun Dru lebih modis dari penampilan.

    Tenang saja masih ada beberapa adegan perang dengan Baltazhar, penjahat yang berpakaian ala 80’an. Bagi orang dewasa tidak akan jenuh menantikan film usai, anda bisa tetap menikmati dan tertawa bersama anak anak, banyak pula di sisikan pesan moral yang mudah dicerna bagi anak anak, namun sayang peran ketiga anak asuh Gru tidak terlalu mendominasi kali ini.

    The Emoji Movie

    Film animasi baru yang lebih fresh datang dari The Emoji Movie, berdiri sendiri keluaran dari Columbia Picture dan Sony Picture Entertaiment memang belum bisa ditebak hingga masa peluncuran, 28 Juli 2017 lalu. Hanya membawa bisa membawa US$25,6 juta di debut awalnya. Termasuk bagus untuk film baru, angka ini bisa lebih tinggi jika tidak ada pesaing berat diwaktu bersamaan.

    Berkisah tentang kehidupan para emoji yang tinggal di kota Textopolis, dimana setiap penghuninya ingin digunakan oleh pengguna smartphone. Setiap emoji punya satu ekspresi wajah, namun ada satu emoji yang punya beberapa ekspresi wajah, itulah Gene. Tokoh utama ini disuarakan oleh T.J. Miler, jalannya cerita yang santai bisa membuat akhir pekan anda lebih fresh dan cocok dinikmati dengan semua anak anak.

    Spider-Man : Homecoming

    Kali ini akan menemukan Spider-Man remaja dalam bentuk Tom Holland, memang sangat muda seperti halnya anak belasan tahun. Ini yang membuat film Spider-Man : Homecoming sangat segar dan tak heran dinikmati banyak usia, hingga berhasil mengukuhkan angka US$117 juta di pemutaran perdana. Ini sangat diluar dugaan oleh ketiga produksi film, Sony Picture, Marvel dan Columbia, yang diatas perkiraan sebelumnya hanya membawa tidak lebih dari US$80 juta. Tidak akan ada adegan terlalu berat, namun memberikan efek visual yang sangat bagus karena sudah menggunakan teknologi togel online terbaru, bukan hanya sukses di box office Amerika, namun tembus hingga box office dunia.

    Read more
  • ‘GERBANG NERAKA’, Film Horor Indonesia Bertabur Bintang

    Pada tahun 2001 silam, ada sebuah film yang dianggap sebagai tonggak standar seram karya horor sineas Indonesia. Film itu adalah JELANGKUNG karya Rizal Mantovani dan Jose Purnomo yang berhasil mengukuhkan hagemoni setan asli Indonesia yang memang luar biasa seram. Memicu banyak mimpi buruk, tak sedikit dari produser film langsung banting stir merilis film-film hantu.

     

    Hanya saja hal itu justru memperburuk roda industri film horor. Pengrusakan muncul saat film horor yang dirilis justru menyelipkan adegan seronok dan degradasi kualitas yang begitu tinggi. Hingga sejak 2010, film horor Indonesia justru dikenal identik dengan adegan porno dan banyak aktor-aktris papan atas enggan terlibat karena paradigma murahan itu.

     

    Tak ingin terlalu lama hancur, para sineas dan beberapa produser yang masih waras pun berangsur merilis film-film horor berkualitas. Nama-nama besar pun dipasang mengusung kisah yang penuh teror. Terbaru, Rizal pun mengajak sederet nama tenar dalam film horor GERBANG NERAKA.

     

    Pembuktian Pemain Kelas A di Film Horror

     

    Mengusung genre horor-fantasi, GERBANG NERAKA akan mengajak penonton untuk mengungkap kisah misteri di situs bersejarah Gunung Padang yang ada di Cianjur. Cerita film ini bermula saat wartawan majalah misteri bernama Tomo (Reza Rahadian) ditugaskan meliput hal-hal mistis di Piramida Gunung Padang. Bekerjasama dengan paranormal Guntur Samudra (Dwi Sasono), langkah Tomo terhalang oleh seorang arkeolog sekaligus ilmuwan cantik bernama Arni (Julie Estelle) yang tak percaya pada hal-hal klenik.

     

    Konflik mulai muncul setelah serentetan kejadian susah dinalar dialami oleh tiga orang beda profesi ini. Seolah belum cukup memasang tiga nama besar itu, Legacy Pictures menambahkan Lukman Sardi dan Ray Sahetapy dalam jajaran pemain. Memakan waktu produksi cukup lama yakni mencapai lebih dari satu tahun, Rizal menggunakan teknologi CGI untuk menyempurnakan film yang bakal dirilis 20 September 2017 mendatang ini.

     

    Menjadi satu film yang patut dinanti, GERBANG NERAKA juga jadi karya horor pertama Reza dalam kurun waktu delapan tahun. Aktor papan atas yang selalu terlibat dalam film blockbuster Indonesia ini terakhir tampil dalam film horor lewat PULAU HANTU 2 arahan Rizal di tahun 2008 silam.

     

    Bangkitnya Film Horor Indonesia

     

    GERBANG NERAKA bisa dibilang rilis di saat film-film horor Indonesia mulai bangkit dengan mengusung kualitas lebih baik. Di awal 2017 ini saja, film hantu DANUR: I CAN SEE GHOST berhasil jadi juara sementara film terlaris pada 2017 sebelum akhirnya digeser oleh WARKOP DKI REBORN: JANGKRIK BOSS PART 2.

     

    Tak sendiri, di bulan September ini ada setidaknya tiga film horor lain yang akan dirilis yakni PETAK UMPET MINAKO, HANTU JERUK PURUT REBORN dan tentunya film remake horor klasik karya Joko Anwar, PENGABDI SETAN. PENGABDI SETAN versi 2017 ini merupakan remake dari film lawas berjudul sama tahun 1982 yang dianggap sebagai salah satu film Indonesia terseram sepanjang masa.Melihat jajaran pemain dan materi promosi dewa poker yang ada, tampaknya GERBANG NERAKA akan mampu bersaing dengan PENGABDI SETAN yang memang sudah dinanti-nanti sejak lama oleh para penggemar film horor Indonesia.

     

    Jadi kamu, apakah sudah menentukan mau menonton yang mana? Awas, habis nonton jangan sendirian karena bisa saja nanti ketakutan melanda.

    Read more
  • Tiga Ibu Terburuk Kembali di Hari Natal: A Bad Moms Christmas

    Entah apakah ini disengaja atau tidak, namun persisnya sepekan sebelum film sekuel drama komedi tentang para ayah yang berjudul Daddy’s Home 2 tayang, bakal hadir sekuel film komedi juga yang bercerita tentang para ibu yang buruk juga akan datang yakni A Bad Moms Christmas. Jika Anda sudah pernah melihat film sebelumnya, kisah dari film A Bad Moms Christmas ini masih menyoroti tentang tiga ibu ‘terburuk’ yang diperankan oleh Kathryn Hahn, Mila Kunis dan Kristen Bell.

    Tentang Film A Bad Moms Christmas

    Film kedua ini berkisah tentang kehidupan para ibu yang mana sudah mulai tenang pada penghujung film pertamanya, Bad Moms. Mereka ternyata harus terusik lagi. Dan kali ini sumber dari masalah adalah kehadiran dari ibu-ibu mereka sendiri ke rumah mereka saat hari natal. Awalnya, para ibu ‘terburuk’ itu memiliki rencana indah merayakan natal bersama dengan anak-anak dan suaminya. Namun sayang, karena ibu-ibu mereka datang, malahan yang ada mereka berselisih paham. Konflik yang ada di sini adalah selisih paham antara ibu-anak, antara ibu senior dan ibu muda. Ibu-ibu dua generasi ini pasalnya berselisih paham.

    Saat Memasuki Proses Syutingnya

    Proses syuting dari film A Bad Moms Christmas ini berlangsung di Georgia. Masih sama dengan film Bad Moms, sekuel pertamanya, mama-mama nakal akan kembali hadir di sini. Dan seperti film pertamanya, film kedua ini akan disutradarai dan skenarionya ditulis oleh Jon Lucas dan juga Scott Moore. Adam Fogelston, President STX, juga sudah membuat sebuah pernyataan soal film ini. “A Bad Moms Christmas ini tak hanya membuat perut Anda terkocok karena perselingkuhan kocak yang dilakukan oleh Mila, Kristen dan juga Kathryn, namun dalam film ini juga ditambah dengan adanya Peter, Cheryl, Justin, Susan dan Christine. Hal ini dimaksudkan agar film ini bisa memberikan sesuatu yang lebih dari yang bsia diharapkan oleh kami dan yang lainnya dan tentunya untuk STX Entertainment juga,” ungkapnya.

    A Bad Moms Christmas ini bercerita tentang tiga mama muda yang kurang perhatian dan juga memiliki banyak beban hidup. Mereka semua ingin melawan tantangan serta harapan dari Super Bowl untuk ibu-ibu: hari Natal. Dan di film ini diceritakan bahwa menciptakan liburan yang sangat sempurna untuk keluarga mereka sendiri adalah bukan sesuatu yang sulut. Mereka juga harus melakukan semua itu bersamaan dengan usaha mereka untuk menyenangkan ibu-ibunya sendiri. ibu-ibu mereka, yang termasuk ke dalam ibu-ibu senior, akan berhadapan dengan Amy, Carla, dan Kiki. Tiga ibu muda tersebut bisa dibilang over stress dalam sekuel kali ini karena mereka menghadapi senior ibu-ibu yang mana ibu mereka sendiri. Namun di akhir perjalanan, pastinya ibu-ibu kita bakal mendedinisikan kembali cara membuat hiburan dan liburan yang spesial untuk semua orang dan juga tetap menjaga hubungan erat dengan ibu-ibu mereka.

    Film pertamanya tahun 2016 lalu sudah masuk ke box office dengan total pemasuka lebih dari $184 juta dolar Amerika di seluruh dunia dan dengan rata-rata budget sebesar $20 juta. Film yang juga dibintangi oleh sejumlah aktris kawakan seperti Cheryl Hines, Christine Baranski, dan Susan Sarandon ini bakal tayang mulai tanggal 3 November 2017. Tidak hanya itu, film togel singapura ini juga bakal dimeriahkan oleh acting dari Peter Gallagher, David Walton, Jay Hernandez, dan Justin Hartley. Siap-siap Anda mengocok perut Anda saat menyaksikan film ini!

    Read more
  • Zombie Fighter Thailand 2017

    Film Asia yang memiliki banyak peminat, salah satunya adalah film Thailand. Memang banyak film yang mengangkat cerita mengenai zombie. Tapi di Zombie Fighter ini bergenre komedi dan horror. Jadi pasti para penonton tak hanya dibawa ke suasana mendebarkan saja, tapi juga ada adegan-adegan lucu yang menghibur, sebagai pencair suasana. Film ini disutradarai oleh Poj Arnon, dengan pemeran utama Puvadol Vechwongsa, Pasakorn Sanrattana, Worachai Sirikongsuwan dan Kittipan Samarntragulchai.

    Sinopsis Zombie Fighter 2017

    Inti cerita dari Zombie Fighter yaitu tentang Thailand yang terinfeksi oleh epidemi, sehingga membuat orang-orang menjadi zombie. Zombie-zombie ini mengamuk di sekitar kota. Di lain sisi, ada sekelompok anak lelaki remaja yang terjebak di sebuah rumah sakit selama terjangkitnya wabah zombie tersebut. Seperti judulnya, Zombie Fighter akan berkisah mengenai perjuangan anak-anak lelaki itu dengan melakukan apapun untuk dapat bertahan hidup dari kelaparan dan juga pengepungan zombie yang sangat brutal.

    Sebenarnya tema yang diusung pada film Zombie Fighter tergolong sederhana. Film ini mengkisahkan sebuah keluarga, yang terdiri dari ayah, ibu dan tiga orang anak. Suatu ketika, ayah dan ibunya masuk rumah sakit di dekat rumah mereka. Tapi tidak pernah kembali lagi. Kejadian itu sudah pasti membuat sang anak cemas, sehingga salah satu anak bernama Audy, berkeinginan untuk mencari kedua orang tuanya. Audy tidak sendiri, dia bersama dengan teman-temannya menyelidiki rumah sakit, tempat orang tuanya dirawat.

    Hal yang mengejutkan terjadi, Audy dan kawan-kawannya malah bertemu dengan sekelompok zombie ganas. Mereka pun berusaha untuk menyelamatkan diri dari gigitan dan kejaran zombie-zombie itu. Ternyata rumah sakit tersebut telah terjangkit virus zombie, sehingga Pemerintah menetapkan sebagai kawasan terisolir atau karantina, agar virus tidak merebak ke seluruh pelosok negeri. Dengan adanya penjagaan ketat dari aparat militer, pasien, dokter, perawat dan tamu yang ada di rumah sakit tidak diperbolehkan meninggalkan lokasi.

    Seiring berjalannya waktu, jumlah zombie semakin bertambah, bahkan tentara yang menjaga rumah sakit pun turut menjadi zombie. Lambo, kakak Audy, datang bersama teman-temannya, Auto, Krasoon, adiknya Cooper dan lainnya. Setelah melalui petualangan yang sulit, Auto, Krasson dan beberapa teman Lambo menjadi zombie, karena terkena gigitan. Hal yang paling dramatis adalah ketika Lambo, Audy dan Cooper berhasil menemukan ayah dan ibunya, tapi orang tuanya itu kini sudah berubah menjadi zombie.

    Zombie Fighter Sudah Tayang Di Bioskop CGV

    Zombie Fighter merupakan film asal negeri gajah putih, yang telah diputar perdana di Thailand tanggal 6 April 2017, dan rilis tanggal 27 April 2017 di bioskop-bioskop. Pada tanggal 7 Juni 2017 lalu, film ini baru saja diputar secara perdana di Indonesia. Tak hanya itu saja, tapi ada pula meet and greet dengan beberapa artis pendukung yang turut meramaikan film ini.

    Selain dari alur cerita yang menarik, produsen film Thailand juga menyuguhkan para aktor tampan dalam film poker88 ini. Begitu pula pada saat acara meet and greet. Para penggemar terutama remaja putri, tetap bersemangat untuk mengantre agar dapat berfoto dengan para pemain. Padahal antriannya nampak mengular di lobby bioskop CGV Grand Indonesia, walaupun waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB lewat.

    Film Zombie Fighter merupakan film pertama dengan tema zombie, yang diproduksi di Thailand. Pada umumnya, para produsen Thailand lebih memilih untuk memproduksi film tema horror, karena dinilai lebih sukses. Jika anda ingin menyaksikan Zombie Fighter, anda sudah dapat menyaksikannya di bioskop CGV mulai 14 Juni 2017.

    Read more
  • Tom Cruise Jatuh dari Langit Saat Syuting Mission Impossibe 6

    Tom Cruise, seperti yang sudah banyak diketahui, sering melakukan sendiri adegan-adegan yang cukup berbahaya di setiap film yang dibintanginya. Hal tersebut juga berlaku saat ia membintangi film Mission Impossible 6. Ia kembali melakukan adegan ekstrem.

    Aksi Ekstrem Tom Cruise dalam M: I6

    Dalam dua film sebelumnya, Tom Cruise bergelantungan pada badan pesawat yang sedang terbang dan ia juga memanjat salah satu gedung yang paling tinggi di dunia, Burj Khalifa. Dan untuk film Mission Impossible 6, adengan atau aksi yang berbahaya apa lagi yang bakal disiapkan oleh aktor 55 tahun ini?

    Seperti yang diberitakan di Daily Mail dan juga beberapa postingan di twitterm ada beberapa postingan beberapa foto sensasional dari lokasi syuting film tersebut. Dalam beberapa foto yang beredar, Cruise terlihat sedang melaynag meggunakan sebuah parasut. Dan ia juga terjung bebas dari jarak domino qiu qiu yang amat tinggi. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa Tom Cruise seperti terjun dari luar angkasa atau dari langit.

    Walaupun demikian, Cruise tidak terjun sendirian. Ia ditemani oleh beberapa stuntman dan juga membentuk sebuah formasi berlian di langit-langit. Tapi di dalam adegan tersebut, Tom Cruise sama sekali tidak terlihat takut. Ia melakukan hal tersebut dengan sangat tenang sampai kemudian ia mendarat di sebuah lading yang hijau. Selain Cruise, dalam film ini juga bakal diperkuat oleh acting Simon Pegg, VIng Rhames, Rebecca Ferguson, Alec Baldwin dan tak ketinggalan Sean Harris.

    Plot Masih Menjadi Rahasia

    Walaupun foto-foto tentang Cruise dan juga adegan ekstremnya sudah berbedar di sosial media, detail dan juga plotnya masih menjadi rahasia. Hal ini sengaja dilakukan oleh pihak studio. Akan tetapi, Christoper McQuarrie, sang sutradara, menyatakan bahwa dirinya akan membawa film ini ke arah yang berbeda dibadingkan dengan film sebelumnya.

    Ia juga mengatakan bahwa film ini bakal mempunyai atmosfer dan tone yang beda. Tentu saja hal ini akan membuat penggemar film Mission: Impossible 6 yang bakal dipenuhi dengan adegan ekstrem itu semakin tidak sabar dan penasaran. Namun pasalnya mereka harus sabar menunggu mengingat film ini baru akan dirilis tahun depan yakni 27 Juli 2018.

    Cruise ditabrak Mobil

    Cruise sudah sangat terkenal sering melakukan adegan berbahaya tanpa stuntman atau pemeran pengganti. Dan akibat dari itu semua adalah ia sempat ditabrak mobil hingga terpental saat ia tengah menjalani syuting Mission: Impossible 6. Dan tentunya kejadian itu bukanlah tabrakan yang fatal karena hanya untuk satu keperluan syuting dan telah diantisipasi sebelumnya.

    Proses syuting Mission: Impossible itu memang sempat tertunda. Namun sudah mulai syuting sejak tanggal 10 April yang lalu di Paris, Perancis. Dalam salah satu adegannya, Cruise sedang melakukan adegan kejar-kejaran dengan sebuah mobil di kawasan kota Paris.

    Penonton yang tengah berada di lokasi syuting pun tak mau kalah mengabadikan momen dengan merekam adegan tersebut dan menyebarkannya di sosial media. Meski usianya tidak lagi muda, Cruise masih berani untuk melakukan semua adegan yang sangat berbahaya sendiri. misalnya saja ketika ia melaju kencang membawa seorang sandera dengan mobilnya yang klasik. Ia tiba-tiba saja membanting stirnya sampai ia menabrak pohon di pinggir jalan. Dan setelah itu, dengan santai, ia keluar dari mobil. Dan di video lainnya juga ia terlihat menggunakan motor dan terbang ke udara dengan bantuan tali pengaman.

    Wow, nampaknya acting ekstrem Tom Cruise sudah lama dinantikan para penggemar film Mission Impossible. Apakah anda juga?

    Read more
  • Spooks : The Greater Good – Menguak Konspirasi Dalam Badan Rahasia MI-5

    Film action, drama dan thriller memang memiliki banyak peminat. Salah satunya film yang dapat anda saksikan adalah Spooks : The Greater Good. Film asal Inggris ini diproduksi oleh Saban Films, Shine Pictures, Kudos Film and Television, Pinewood Pictures, serta didistributori oleh 20th Century Fox (other territories) dan Saban Films (USA). Meskipun di negara asalnya (UK) sudah rilis sejak 8 Mei 2015, tapi di Indonesia, film ini belum lama tayang yaitu tanggal 17 Juni 2017 dan masih dapat disaksikan di bioskop.

    Sinopsis Spooks : The Greater Good

    Cerita dari film Spooks : The Greater Good adalah tentang konspirasi yang terjadi di dalam badan rahasia sekelas CIA di Inggris Secret Service yang ingin melemahkan organisasi itu mulai dari hulu sampai ke hilir, seperti MI-5,MI-6 dan lainnya. Seorang kepala unit anti terorisme MI5 Inggris yang bernama Harry Pearce (Peter Firth) sedang melaksanakan operasi khusus setelah penangkapan tawanan teroris Adam Qasim (Elyes Gabel). Tapi semuanya berantakan karena ada pemimpin besar di organisasi itu yang mengatur agar Qasim dapat dibebaskan dan nama besar dari secret service rusak.

    Qasim berhasil melarikan diri setelah dilakukan pemerikasaan rutin. Peristiwa itu tentu saja membuat Agen MI-5 sangat kecewa. Agen MI-5 adalah agen rahasia inggris. Setelah Qasim berhasil meloloskan diri dari pengawasannya, Pearce dipaksa untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

    Para agen khawatir kalau peristiwa kaburnya tahanan teroris itu akan segera berubah menjadi bencana di kota London. Bahkan perkiraannya, teroris tersebut juga akan membangun kekuatan, demi melakukan serangkaian serangan. Upaya terus dilakukan untuk melakukan pelacakan togel singapura secepatnya terhadap teroris itu. Salah satu usaha yang dilakukan yaitu meminta Will Holloway (Kit Harington) bergabung dengan tim MI-5 di bawah pimpinan  Harry Pearce agar dapat menghentikan teroris yang melarikan diri, karena ingin meledakkan bom di London.

    Selain itu, hal yang membuat Qasim ditakuti adalah karena ia mengancam akan melakukan aksi pembunuhan terhadap semua politisi. Aksi nekatnya itu karena ia ingin membalas dendam atas pembunuhan di seluruh wilayah muslim seperti Suriah dan Irak, serta penculikan istrinya yang sedang hamil.

    Permasalahan dalam film Spooks : The Greater Good tak hanya berhenti disitu saja, karena ada masalah lain yang harus dihadapi, yaitu adanya aksi kekerasan yang dilakukan oleh geng asal Rusia. Hal itu membuat Holloway dan agen MI-5 (Shino Shihoko Nagai) mencoba melakukan tindakan sigap, karena ternyata ada agen lain (Laura Swift) yang malah membuat masalah ketika melakukan pelacakan teroris itu.

    Daftar Pemain Film Spooks : The Greater Good

    Film arahan sutradara Bharat Nalluri ini ceritanya ditulis oleh Jonathan Brackley, Sam Vincent dan David Wolstencroft. Sedangkan produsernya adalah Stephen Garrett dan Ollie  Madden serta Jane Featherstone. Di bawah panduan sang sutradara, nampak sekali kalau film ini sangat menonjol adegan pelacakan yang menegangkan.

    Film berdurasi sekitar 1 jam 44 menit ini diisi aktor dan aktris yang professional dibidangnya, seperti Michael Wildman sebagai Robert Vass, Tuppence Middleton berperan menjadi June Keaton, Geoffrey Streatfeild menjadi Calum Reed, Peter Firth sebagai Harry Pearce, Elliot Levey sebagai Philip Emerson, Matthew Walker berperan menjadi Prison Van officer, Elyes Gabel menjadi Adem Qasim, David Harewood sebagai Francis Warrender, Jennifer Ehle menjadi Geraldine Maltby, Tim McInnerny sebagai Oliver Mace, Ronan Summers berperan menjadi Ed Lansbury, Luke Harris sebagai MI5 Officer, Amra Mallassi menjadi Hamza Ahmadi, Lara Pulver sebagai Erin Watts dan Kit Harington menjadi Will Holloway.

    Read more
  • Disney Mempublikasikan Deretan Actor Dan Aktris Pemeran Film Aladdin

    Sukses dengan film live action Beauty and the Beast serta Cinderella membuat Disney mengulangi produksi remake dari film animasi yang pernah populer. Kali ini yang mendapat giliran untuk dibuat versi live action adalah Aladdin, cerita dengan latar belakang Timur Tengah yang menampilkan anak laki-laki miskin, lampu ajaib, serta jin biru yang jenaka kawan karibnya. Para sines pembuat film tersebut mengakui bahwa awalnya mereka mendapatkan kesulitan untuk memperoleh actor dan aktris yang tepat untuk membawakan karakter Aladdin serta Jasmine, tetapi akhirnya belum lama ini pihak Disney resmi mempublikasikan siapa saja para bintang yang beruntung memperoleh peran tersebut.

     

    Para pemeran dalam film Aladdin

    Pengumuman tersebut dirilis pada acara D23 dan dikutip dari The Hollywood Reporter, actor yang dipercaya memerankan tokoh utama pria, Aladdin adalah Mena Massoud. Sebagai si cantik putri Jasmine adalah Naomi Scott, dan pemeran Genie atau jin biru besar penghuni lampu antik Aladdin adalah actor kawakan Will Smith. Tokoh jin memang cukup menjadi icon dalam film Aladdin karena karakternya yang jenaka, unik, serta kadang agak sembrono. Pada versi animasinya actor watak mendiang Robin William yang dipercaya untuk mengisi suara Genie.

     

    Sebelum akhirnya memilih Massoud dan Scott sebagai pemeran utama konon pihak Disney sempat melakukan casting dengan mengerahkan casting director di beberapa Negara serta mengetes lebih dari 2000 aktor. Ini dilakukan demi mendapatkan karakter Aladdin togel online yang asli persis seperti dalam film animasinya. Sebelum Massoud, kabarnya Riz Ahmad serta Dev Patel juga sempat dicalonkan untuk memerankan Aladdin alias Prince Ali sebelum akhirnya peran tersebut jatuh ke tangan Massoud.

     

    Secara penampilan Massoud memang cukup pantas memerankan Aladdin mengingat ia mempunyai darah Mesir walaupun akhirnya pindah ke Kanada. Massoud bukanlah orang baru dalam dunia hiburan walaupun namanya belum terlalu populer. Debut pertamanya adalah di tahun 2011 saat ia turut serta dalam serial film Nikita. Selain itu ia juga berakting bersama John Krasinki dalam serial Jack Ryan yang tayang di Amazon.

     

    Untuk pemeran Putri Jasmine Anda mungkin sudah cukup akrab dengan wajahnya terutama bagi penggemar film Power Rangers. Naomi Scott sebelumnya memerankan Ranger Pink di film Power Rangers yang juga tayang di tahun ini. Sebelumnya aktris berdarah India ini juga bermain dalam film Terra Nova serta Lemonade Mouth yang ditayangkan di tahun 2011.

     

    Selain peran Aladdin dan putri Jasmine, pencarian Disney rupanya belum berakhir karena hingga saat ini belum ditemukan pemeran yang cocok untuk bermain sebagai tokoh antagonis Jafar.  Ini tak menutup kemungkinan bahwa yang akan memerankan tokoh Jafar adalah actor terkenal. Selain Jafar, untuk pemeran tokoh Raja dan asisten Jafar yaitu Lago juga belum diumumkan.  Sang sutradara, Guy Ritchie, akan memulai syuting film ini pada bulan Agustus di London, Inggris.

     

    Sekilas tentang film live action Aladdin

    Produser film ini, Dan Lin mengatakan bahwa film ini nantinya akan mempunyai pemeran dengan beragam ras mengingat film ini memiliki latar belakang Timur Tengah. Sean Bailey, kepala produksi film di Disney mengatakan bahwa film live-action Aladdin ini diharapkan menjadi film musical yang seru dan penuh semangat. Bagi Anda para penggemar film dongeng produksi Disney, tak hanya Beauty and the Beast, Cinderella, serta Aladdin, kabarnya film Mulan, The Little Mermaid, The Lion King, serta Peter Pan juga akan dibuat versi live action-nya. Nah, seru sekali, bukan?

    Read more
  • Film-Film Yang Mengambil Tema Anjing

    Apakah Anda salah satu penggemar anjing? Bila demikian berarti Anda juga harus menonton film-film bertema anjing yang seringkali disebut sebagai sahabat manusia ini. Film-film tersebut seringkali mengisahkan tentang loyalitas, perjuangan, serta persahabatan seekor anjing yang bisa menjadi pelajaran atau diambil hikmahnya. Berikut referensinya untuk Anda.

     

    Referensi film-film dengan tema anjing

    Yang seru, film-film yang menceritakan tentang sosok anjing-anjing yang lucu ini umumnya boleh ditonton oleh semua kalangan.

     

    Lady and The Tramps (1955)

    Film  yang dibintangi oleh dua ekor anjing ini adalah salah satu film romantis produksi Disney yang sukses masuk daftar box office. Para kritikus juga melontarkan pujian pada film yang mengangkat kisah cinta anjing aristocrat dengan seekor anjing jalanan ini sebagai film yang berkualitas. Hingga saat ini film tersebut telah berulangkali masuk daftar nominaasi film terbaik sepanjang masa menurut versi American Film Institute.

     

    Old Yeller (1957)

    Walaupun diproduksi sudah cukup lama tetapi film ini masih sangat relevan disaksikan saat ini karena pesan moral yang terkandung dalam film ini cocok di segala masa. Kisah ini mengambil setting tahun 1800-an di Amerika Serikat, Old Yeller adalah seekor anjing campuran Mastiff dan Labrador Retriever bernama Spike. Spike ditemukan oleh seorang anak bernama Travis yang awalnya tak menyukai anjing tetapi seiring berjalannya waktu mereka semakin saling menyayangi. Sayangnya di sekitar tempat tinggal Travis menyebar wabah rabies dan di akhir kisah Anda pasti tak tahan untuk tak meneteskan air mata.

     

    All Dogs Go to  Heaven (1989)

    Kisah  ini bermula dari Charlie B. Barkir, seekor anjing German Shepherd yang dibunuh oleh mantan kawannya sendiri bernama Carface. Demi menyelamatkan nyawa seorang gadis yang diculik oleh Carface, ia rela turun kembali ke bumi dan mengembalikan tempatnya di surge.

     

    Hachi: A Dog’s Tale (2009)

    Film remake yang terinspirasi dari kisah nyata seekor anjing Akita bernama Hachiko ini pasti akan membuat Anda meneteskan air mata karena haru. Film ini menceritakan tentang seekor anjing yang sangat setia menunggu tuannya pulang di stasiun kereta hingga suatu saat sang majikan tak pernah kembali lagi karena tewas secara mendadak di tempat kerjanya. Selama bertahun-tahun pada berbagai musim ia terus menunggu di stasiun bahkan hingga ajal akhirnya menjemputnya di musim dingin yang bersalju.

     

    Lassie

    Kisah anjing kesayangan banyak orang ini telah diproduksi dalam berbagai versi baik untuk serial televisi maupun layar lebarnya. Hebatnya setiap filmnya memperoleh pujian dari kritikus  serta sukses secara komersil dengan penghasilan hingga jutaan dolar.

     

    Beethoven

    Hampir sama dengan kisah Lassie, anjing yang dinamai sesuai dengan tokoh komponis besar ini juga berkali-kali dibuat versi layar lebarnya, termasuk produksi sekuel dewa poker hingga spin off-nya. Film Beethoven yang terbaru diproduksi di tahun 2014 dengan judul Beethoven’s Treasure Trail (2014).

     

    Balto (1995)

    Film ini diproduksi oleh production house milik sutradara kenamaan, Steven Spielberg yang diilhami oleh kisah nyata seekor anjing dengan nama sama yang berpartisipasi menyelamatkan anak-anak dari wabah difteri yang terjadi di Alaska. Sayangnya film ini tak  terlalu sukses secara komersil walaupun penjualan versi videonya sangat tinggi.

     

    101 Dalmatians (1996)

    Film yang menceritakan tentang anjing-anjing mungil yang bekerja sama untuk melawan Cruella De Vil ini pasti disukai oleh berbagai kalangan. Kesuksesan film ini membuat para sineas memproduksi kembali sekuelnya pada tahun 2000 dan saat ini kabarnya tengah diproduksi film spin off dari film tersebut berjudul Cruella.

     

    Yang mana favorit Anda?

     

    Read more
  • Pengaruh Joss Whedon di Film Justice League

    Dengan Wonder Woman yang saat ini berdiri kokoh di deretan film terlaris di bioskop sekarang saatnya untuk mulai mengalihkan fokus kita ke entri DCEU berikutnya dan terbesar: Justice League. Sementara harapan yang besar datang dari para fans secara perlahan-lahan, film Justice League dibuat dengan apik sebagai pukulan atas hilangnya sutradaranya, Zack Snyder.

    Tanpa Zack Snyder, Justice League Bisa Sukses?

    Snyder harus meninggalkan film ini karena tragedi keluarga dan menyerahkan penggarapan film ke Joss Whedon, sutradaraThe Avengers dari Marvel. Fotografi utama sudah dilakukan pada saat Snyder pergi, yang menimbulkan pertanyaan: seberapa besar pengaruh Joss Whedon untuk film Justice League? Ini menjadi pertanyaan besar bagi para fans DCEU dan Justice League yang diharapkan mampu mengalahkan kesuksesan The Avengers.

    Zack Snyder jelas pergi untuk alasan yang tepat (keluarga), tapi sekarang kita benar-benar penasaran dengan apa yang terjadi dengan proses kreatif dari sini. Ini bukan Edgar Wright / Peyton Reed pada situasi Ant-Man. Semua fotografi utama untuk film Justice League selesai dan filmnya sekarang jauh ke dalam proses pasca karena adanya perombakan ulang yang signifikan.

    Dengan Snyder pergi, Whedon sekarang telah bertanggung jawab atas proses pasca produksi dan agar tetap bisa rilis 17 November tahun ini sesuai jadwal awal film tersebut. Apa yang membuatnya tidak jelas adalah sebenarnya apa arti dan jumlah kekuatan yang dimiliki Whedon di dalam menggarap Justice League ini?

    Bagi mereka, Warner Bros dan produser Justice League telah memperjelas bahwa Justice League masih merupakan film Zack Snyder – sebagaimana mestinya. Dia langsung mengarahkan film itu, dan Presiden Warner Bros. Pictures, Toby Emmerich mengatakan dalam sebuah pernyataan gadispoker kepada The Hollywood Reporter bahwa Joss Whedon akan mengikuti gaya yang ditetapkan oleh Snyder.

    Pengarahannya minimal, dan harus sesuai dengan gaya dan nada dan template yang ditetapkan Zack. Mereka tidak memperkenalkan karakter baru apa pun. Karakternya sama dengan beberapa adegan baru. Dia menyerahkan tongkat itu pada Joss, tapi jalannya benar-benar telah ditentukan oleh Zack. Dari sini, apakah Anda bisa membuat kesimpulan?

    Film Justice Leage ’Rasa’ Zack Synder

    Jadi, jangan berharap semua warna tiba-tiba berubah setelah Zack pergi. Gaya Justice League adalah apa adanya, dan itu tidak akan berubah hanya karena Zack Snyder telah pergi. Di atas semua itu, Snyder rupanya adalah orang yang memutuskan untuk reshoots setelah melihat potongan film yang masih kasar. Dari situ, Whedon diminta oleh Snyder untuk membantu fotografi tambahan, yang tidak seharusnya merupakan bagian yang besar dan hanya mencakup karakter kecil, sebagai ‘pemanis’ saja.

    Whedon tidak memutuskan reshoot ini – meskipun mungkin dia berkonsultasi mengenai hal yang seharusnya mereka lakukan – jadi ini semua disetujui oleh Snyder. Kedua sutradara memiliki gaya yang sangat berbeda, tapi jika Whedon melakukan tugasnya dengan benar, kita seharusnya tidak bisa membedakan mana adegan dan penampilannya milik Snyder.

    Namun, Whedon juga mengawasi sisa proses pasca produksi. Sementara film mungkin memiliki potongan kasar yang diperhalus, mereka masih membutuhkan waktu yang cukup lama sebelum mereka sampai pada versi terakhir dan siap rilis. Mengedit adalah hal yang melelahkan karena semua potongan film datang bersamaan. Ya, para pembuat film bisa mengumpulkan potongan puzzle tersebut untuk menghasilkan gambar dan cerita yang jelas dari proses editing tersebut.

    Keterlibatan Whedon dalam tahap ini sangat penting, dan inilah saat sebagian besar pertanyaan kita masuk ke dalam inti jawaban. Dia juga merupakan seorang ahli untuk film superhero dengan anggaran yang besar. Kesuksesannya di film The Avengers, milik Marvel adalah salah satu buktinya.

    Read more