Friday, 7/8/2020 | 3:16 UTC+0

Fitnah! Kabar Mesut Ozil Tak Mau Gajinya Dipotong

Mesut Ozil menyesalkan kabar buruk yang tersebar tentang penolakannya akan pengurangan gaji pemain Arsenal. Ia berujar bahwa ia tidak pernah mengatakan secara resmi tentang hal ini. Hanya saja, ia pernah membahas hal ini saat para pemain dan staf sedang berada di ruang ganti.

 

Kondisi perekonomian yang terkoyak oleh pandemik Covid 19 tidak hanya dirasakan oleh pelaku industri, tetapi juga pemilik tim sepakbola di seluruh dunia. Tak kalah mengejutkan adalah adanya pemotongan gaji yang dilakukan oleh tim raksasa, Arsenal. Sebagai salah satu tim kandidat juara Premier League, Arsenal melakukan langkah berani dengan memangkas gaji para pemain inti dan pelatih serta para asistennya. Pemotongan gaji pun tidak sedikit, yakni 12,5% dari perolehan gaji setahun, dimana kesepakatan baru ini berlangsung hingga Maret 2021. Kabarnya, mereka pun menyambut baik langkah ini, kecuali Mesut Ozil. Gosip yang beredar juga mengatakan bahwa Ozil tidak serta merta menolak pemotongan gaji. Hanya saja, ia ingin menunda keputusan untuk pemotongan gajinya sampai dirinya merasa yakin bahwa tim Arsenal memang mengalami kesulitan keuangan.

 

Benarkah Alasan Pemotongan Gaji Masih Tidak Jelas?

Berapa sebenarnya gaji Mesut Ozil, yang kabarnya bernilai paling tinggi ketimbang rekan-rekannya yang lain? Bukan rahasia lagi apabila pemain berkewarganegaraan Jerman ini memiliki gaji tertinggi dibandingkan rekan-rekannya yang lain, yakni £350,000 per minggu, atau Rp 6.775.300.000.  Jumlah yang ‘WOW’ dan pastinya juga sesuai dengan kontribusinya kepada The Gunners. Sayang, pemain gelandang tengah ini tidak merelakan gajinya dipotong semata-mata karena alasan dari tim keuangan yang masih belum ‘jelas’.

 

Hal ini disampaikan oleh agen dari Mesut Ozil, Dr Erkut Sogut, dimana ia berujar bahwa Arsenal tidak merugi dengan pandemik Covid 19 ini. Menurut pendapatnya, pengurangan gaji tidak perlu dilakukan karena Arsenal masih meraup keuntungan sama dengan musim lalu. Ia menyimpulkan hal ini karena keuangan sebuah tim dapat dikalkulasi setelah enam bulan pasca terjadinya pandemik, bukan di saat yang sama.

 

Makan Gaji Buta?

Tentu saja, reaksi Mesut Ozil ini menuai banyak komentar, terutama dari fans loyal tim Arsenal. Akun media sosial resmi milik Arsenal dibanjiri pendapat para fans, tak terkecuali fans berat dari pemain berdarah Turki tersebut. Salah satu tokoh televisi ternama dari Inggris, Piers Morgan, mengunggah komentarnya di sebuah media online di Inggris, dimana ia mengecam keras tindakan Mesut Ozil.  Morgan, yang juga fans berat dari Arsenal, menganggap bahwa Ozil bersikap sangat berlebihan, terlepas dari gajinya yang juga ‘berlebihan’. Morgan juga mengunggah cuitan di akun Twitter nya dimana dia menulis “Sangat memalukan, meski tak mengejutkan, dimana Ozil sudah mendapat 350 poundsterling per minggu, tetapi tak berkontribusi kepada tim sejak 2017.”

 

Benarkah Mesut Ozil tidak memberi kontribusi penting kepada tim? Sebenarnya, Ozil memang sempat tidak unjuk gigi selama kurang lebih dua musim. Keberadaannya di Arsenal sedikit tergeser oleh bintang-bintang muda, seperti  Bukayo Saka dan Dani Ceballos.  Tetapi, di tangan Mikel Arteta, manajer baru Arsenal, Ozil muncul kembali dengan kemampuan prima yang selama ini tidak terlalu diperhatikan oleh Unai Emery. Seperti telah diketahui, Arteta menggeser kedudukan Emery yang sebelumnya memegang kendali atas Arsenal hingga penghujung tahun 2019.  Kedudukan togel hongkong Arteta sebagai manajer Arsenal dianggap sangat tepat, karena Arteta sendiri telah cukup lama membela Arsenal sejak 2011 hingga 2016. Ia pun menjadi pemain andalan Arsene Wenger saat itu. Ia dianggap memahami rahasia pola permainan Arsenal, yang selama ini menjadi salah satu tim yang memiliki penampilan stabil di Premiere League.

 

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *