Tuesday, 7/7/2020 | 8:44 UTC+0

Arab Saudi Stop Sementara Visa Umrah: Jokowi Hormati Kebijakan

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa ia menghargai keputusan pemerintah Arab Saudi yang memutuskan untuk menghentikan sementara visa umrah di tengah merebaknya virus corona yang akhir-akhir ini makin menjadi perhatian khusus dunia.

Jokowi Hormati Keputusan Arab Saudi

Aturan ini kemudian secara langsung membuat Jemaah umrah peziarah tak bisa mengunjungi kota suci Mekkah untuk beberapa waktu. Memang keputusan ini tak untuk selamanya, hanya untuk sementara waktu, namun tetap ada beberapa pihak yang kecewa atas keputusan itu. Menanggapi hal itu, Jokowi menghormati keputusan pemerintah Arab Saudi.

“Itu kebijakan dari pemerintah Arab Saudi. Kita menghargai, kita menghormati, karena apa pun itu yang namanya kesehatan itu dinomorsatukan oleh pemerintah Arab Saudi. Kita sangat menghargai,” ungkapnya ketika ditemui hari Kamis (27/2) di Hotel Ritz Carlton, Jakarta.

Ia pasalnya meyakini bahwa keputusan Arab Saudi tersebut juga diterapkan ke negara-negara yang lainnya. Ia sendiri masih belum membahas lebih lanjut keputusan itu dengan Kementerian Agama sebagai pihak yang berwenang mengelola umrah. “Saya baru dapat informasi kemarin. Saya kira ini tak Cuma untuk Indonesia saja, tapi untuk semua negara karena mereka ingin melindungi warga negaranya dari virus corona. Kita sangat menghargai itu,” imbuhnya.

Aturan penangguhan umrah tersebut dirilis Kerjaan Arab Saudi hari Kamis (27/2) dini hari. Dan dalam rilisan tersebut, Kementerian Luar Negeri Saudi melarang sementara waktu warga negara asing yang ingin masuk ke negara togel sgp mereka dalam rangka ibadah umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah. Selain berhenti mengeluarkan visa umrah bagi negara-negara lain, Saudi pun menyetop pemberian visa wisata juga untuk wisatawan asing yang beraasl dari negara-negara dengan kasus virus corona.

WNI Tak Dapat Umrah Sementara Waktu Ini

Kedutaan besar Republik Indonesia di Riyadh menyatakan bahwa Indonesia jadi salah satu negara yang terkena imbas larangan umrah untuk sementara waktu yang mana dikeluarkan oleh Arab Saudi hari Kamis ini. Penangguhan itu dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi karena kasus virus corona sudah menyebar bahkan ke kawasan Timur Tengah.

“Ya, betul (WNI juga tidak bisa melaksanakan ibadah umrah untuk sementara),” ungkap Dubes Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel dilansir dari CNN Indonesia.

Ia menambahkan bahwa sekarang ini pemerintah Indonesia tengah berdialog dengan pemerntah Saudi Arabia untuk meminta kejelasan nasib WNI yang tengah memiliki rencana menunaikan umrah dalam waktu dekat ini. “Kami sedang berusaha melobi Saudi karena Indonesia kan tidak termasuk negara yang terpapar virus corona,” ungkapnya lagi.

“(WNI yang sudah memegang visa umrah) sepertinya juga kena aturan baru (Saudi) ini,” lanjutnya.

Namun demikian, pemerintah Indonesia akan terus melobi pemerintah Saudi supaya tetap mengizinkan WNI pergi umrah dan berwisata karena Indonesia sampai dengan saat ini tidak memiliki kasus virus corona. Sejauh ini kasusnya sudah lebih dari 3.225 yang terjadi di luar China, namun Indonesia tak termasuk.

Tak Cuma menyetop pengeluaran visa umrah dan visa wisata, Saudi juga bakal menghentikan lalu lintas keluar masuk warga negara anggota GCC (Dewan Kerja Sama Negara Teluk Arab) ke wilayahnya dengan menggunakan kartu penduduk. Saudi pasalnya juga ikut meminta warganya untuk tak berpergian sementara waktu ini ke negara-negara yang terpapar virus corona.

“Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa langkah-langkah itu adalah sementara dan penerapannya akan terus dievaluasi oleh lembaga pemerintah terkait,” begitu lah bunyi pernyataan Kemlu Saudi.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *