Tuesday, 12/12/2017 | 8:27 UTC+0

Masalah Ketimpangan Ekonomi Diangkat Pada Forum KTT APEC

Jumat, 10 November 2017 kemarin Presiden Jokowi menghadiri KTT Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) di kota Da Nang, Vietnam. Pada forum APEC Advisory Business Council tersebut turut hadir sejumlah kepala Negara peserta APEC yaitu Presiden Cina, Xi Jinping, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeu, Presiden Filipina  Rodrigo Duterte, serta Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull.

 

Presiden Jokowi mengangkat masalah kesenjangan ekonomi

Pada forum yang juga dihadiri oleh para perwakilan The APEC Business Advisory Council (ABAC) Indonesia tersebut, presiden membahas tentang ketimpangan serta kesenjangan ekonomi yang ke depannya harus diminimalkan terutama dengan berakhirnya Bogor Goals yang merupakan visi APEC setelah 2020.

 

Ketua ABAC Indonesia, Anindya Bakrie mengatakan, bahwa tema yang diangkat oleh presiden cukup  menarik mengingat selama ini orang selalu membahas tentang investasi dan perdagangan. Tetapi masalah kesenjangan ekonomi ini sebenarnya adalah masalah yang tak hanya menimpa Negara berkembang saja tetapi juga Negara-negara maju.

 

Tak hanya itu, RI 1 juga mengungkapkan pentingnya upaya pembangunan ke arah maritime mengingat  wilayah Negara-negara anggota APEC yang 2/3-nya adalah perairan sementara selama ini focus pembicaraan umumnya hanya  berkonsentrasi pada investasi dan perdagangan darat. Anindya melanjutnya, bahwa presiden mengatakan bahwa pentingnya maritime economy atau blue economy tersebut tak hanya berkaitan dengan perhubungan saja seperti pengurangan biaya pengiriman dan sebagainya tetapi juga upaya untuk mengembangkan aquaculture.

 

Sementara tuan rumah Vietnam menyampaikan 5 masalah besar yang berkaitan dengan visi APEC setelah tahun 2020, yaitu UMKM, sustainable development, financial inclusion, dan konektivitas. Presiden Jokowi masih akan mengikuti beberapa rangkaian agenda APEC lagi selama di Da Nang, Vietnam. Pada kunjungan kerja tersebut turut hadir mendampingi presiden yaitu Seskab Pramono Anung, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Wamenlu AM Fachir, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

 

Donald Trump memuji RI pada forum KTT APEC

Yang juga cukup menarik pada ajang KTT APEC ini adalah pernyataan presiden Amerika, Donald Trump yang memuji Indonesia atas pertumbuhan ekonominya yang luar biasa. Dalam pidatonya tersebut Trump mengatakan bahwa masyarakat Indonesia telah  menjadi salah satu Negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di G20 sehingga berhasil bangkit dari keterpurukan kemiskinan.

 

Pernyataan tersebut disambut dengan baik oleh Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita dan pidato tersebut dapat menjadi indicator bahwa yang sudah dilakukan Indonesia selama ini telah sejalan dengan visi APEC 1994 yang disebut Bogor Goals. Selain itu Mendag juga mengatakan bersyukur atas apresiasi tersebut karena Indonesia berhasil menjadi Negara demokrasi terbesar ketiga di antara Negara-negara G-20, serta kesuksesan Indonesia dalam mengentaskan kemiskinan sejak puluhan tahun yang lalu.

 

Selain iklim perekonomian yang terus berkembang dan tumbuh, Enggartiasto juga mengatakan bahwa Indonesia juga akan terus mengupayakan agar pertumbuhan yang tengah berlangsung saat ini semakin menyebar, mendalam, serta inklusif ke seluruh lapisan penduduk Indonesia. Terlebih lagi presiden menginstruksikan bahwa pertumbuhan ekonomi harus terus terjaga serta peningkatan pembangunan dari pinggiran dan kawasan Indonesia Timur.

 

Para pengusaha Indonesia yang bergabung dalam forum ABAC (APEC Business Advisory  Council) juga turut berkontribusi dengan upaya pembangunan dari pinggiran dan pedesaan yang menjadi perhatian mereka. Anindya Bakri yang menjadi ketua ABAC mengatakan bahwa dalam agenda APEC Economic Leaders Week kali ini  mengangkat masalah pemerataan pertumbuhan ekonomi togel online serta pengembangan UMKM. Ia juga berharap bahwa tema-tema yang diangkat pada forum tersebut bisa membuat visi yang baru di tahun 2020.

 

 

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *