Tuesday, 12/12/2017 | 8:28 UTC+0

Jenis Kelamin Ketiga Mesti diakui: Keputusan Pengadilan Jerman

Post by relatedRelated post

Pengadilan tertinggi Jerman akhirnya memutuskan bahwa adanya jenis kelamin ketiga saat seseorang lahir harus diakui, selain laki-laki dan perempuan. Dengan keputusan yang dibuat oleh pengadilan tertinggi Jerman tersebut, maka dengan demikian parlemen haruslah mensahkan UU yang mana mengakui kategori ketiga yakni ‘interseks’ pada akhir tahun 2018. Ditambah lagi Jerman bakal menjadi negara pertama di Eropa yang mana menerapkan kebijakan yang tergolong controversial tersebut.

Sambil menunggu pihak pengadilan dan juga berwenang tidak harus mewajibkan ‘interseks’ guna mengidentifikasi dirinya sebagai laki-laki atau perempuan. Kasus ini pasalnya diajukan oleh satu orang yang mana tercatat secara resmi sebagai perempuan akan tetapi di uji kromosom atas dirinya mengukuhkan bahwasanya dirinya bukanlah perempuan namun bukan juga laki-laki.

Seks Ketiga: Interseks?

Bagaimana ciri-ciri dari orang interseks? Orang interseks sebenarnya lahir dengan karakterisktik jenis kelamin laki-laki dan juga perempuan, dan kadang dengan hormon, kromosom, serta alat kelamin  yang mana tak sama dengan kategori konvensional atau tradisional yang sudah ada selama ini. interskes sendiri adalah sebuah istilah yang mana digunakan untuk seseorang yang mempunyai seks atau jenis kelamin serta secara biologisnya (hormone, organ kelamin, serta atau kromosomnya) tak dapat diklasifikasikan dengan secara jelas apakah itu perempuan atau laki-laki.

Seseorang yang berjenis kelamin interseks mungkin saja mempunyai atribut biologis dari dua-duanya, jenis kelamin atau malahan kekurangan beberapa dari atribut biologisnya yang mana dianggap sangat perlu untuk bisa mengidentifikasikan jenis kelamin judi online yang spesifik. Biasanya, interseks itu adalah bawaan sejak lahir, dan bisa disebabkan karena faktor genetik, variasi hormone, dan juga kromosom. Tak menutup kemungkinan juga bahwa interseks juga disebabkan oleh kombinasi ketiga elemen itu. misalnya saja, seseorang mempunyai vagina, akan tetapi ia tidak mempunyai rahim atau mungkin kromosomnya XY (ini biasanya menunjukkan kromosom laki-laki sedangkan untuk perempuan XX). Mungkin saja salah satu syndrome yang mana termasuk ke dalam kategori interseks adalah seperti Klinefelter atau Turner.

Di dalam keputusannya, disepakati oleh Mahkamah Konstitusi Federal Jerman mengatakan bahwa peraturan yang mana ada sekarang ini sifatnya diskriminatif atas orang-orang yang memiliki jenis kelamin interseks dengan cara menegaskan bahwa indentitas seksual seseoarng adalah hak yang sangat mendasar. Juru bicara dari Kementrian Dalam Negeri Jerman yakni Johannes Dimroth, mengatakan pada kantor berita di Jerman dan dilansir dari BBC Indonesia bahwasanya pemerintah sangat siap untuk segera ‘mengimplementasikan’ keputusan tersebut.

Disambut Baik oleh Third Option

Kelompik pegiat, disebut juga dengan Third Option, pasalnya menyambut dengan sangat baik apa yang telah ditetapkan oleh pengadilan tertinggi Jerman tersebut lewat sebuah pesan di Twitter. Mereka mengungkapkan, “Benar-benar sangat gembira serta tidak bisa menggambarkan dengan kata-kata. Ini merupakan revolusi kecil di dalam area gender.”

Berdasarkan data dari PBB, seperti dilansir dari BBC Indonesia, ada kurang lebih 0,05% sampai 1.7% dari seluruh penduduk dunia yang merupakan interseks. Ini adalah proporsi yang sama dengan orang yang mana memiliki rambut berwarna merah. Kadang-kadang interseks telah terlihat secara langsung saat seseorang lahir akan tetapi juga bisa baru terlihat saat orang itu masuk ke fase akil balik.

New York, kota terbesar dan juga paling liberal di Amerika Serikat, pasalnya tahun lalu telah menerbitkan sertifikat kelahiran yang mana menggunakan kategori jenis kelamin interseks untuk pertama kalinya. Dan sekarang akan diikuti oleh Jerman. Akan kah negara-negara lainnya juga akan menerbitkan surat kelahiran berjenis kelamin interseks? Akan kah negara lain juga mulai menyadari bahwa ada jenis kelamin ketiga ini?

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *