Saturday, 18/11/2017 | 10:13 UTC+0

Upaya Divizioso Menjegal Marquez: Bukan Drama

Ajang MotoGP 2017 semakin sengit saja. Pun dengan perebutan juaranya. Marc Marquez yang mana menjadi favorit banyak orang sekarang ini bertengger di posisi puncak klasemen dengan perolehan poin sebanyak 224 poin. Sementara itu Divizioso masih berada di posisi kedua dengan perolehan poin sebanyak 208 poin.

Tertinggal 16 Poin Saja dari Marquez

Hanya selisih kurang lebih 16 angka saja. Dan oleh sebab itu, tim dari Andrea Divizioso, Ducati, ingin mempermalukan Marquez pada musim ini. Luigi Dall’Igna, Direktur Olahraga Ducati, menegaskan bahwa upaya untuk mengalahkan Marquez tidaklah mudah. Hal ini karena pembalap asal Spanyol tersebut memang memiliki performa yang sangat baik. Ia tampil dengan sangat gesit.

“Marc merupakan pembalap yang handal dan baik. Ia selalu mengambil risiko dan hanya mau mendapatkan sebuah hasil. Seperti yang dilihat, berurusan dengan pembalap macam ini memang akan jadi sulit,” ungkapnya dikutip dari Gazzetta dello Sport pada hari Kamis, 28 September 2017 kemarin. “Saya tetap saja yakin kalau kami bisa akan memiliki banyak sekali peluang dari sekarang hingga akhir balapan nanti. Kami tahu bahwa bagi Dovi dan juga motor sulit di Aragon,” imbuhnya.

Sementara, Divizioso mengatakan bahwa ketertinggalannya 16 poin bukan suatu drama. Hal ini ia sampaikan bahwa ia tahu berapa poin yang bisa didapatkannya. “Ini bukanlah sebuah drama. Karena kami semua tahu poin yang bisa kami dapatkan di 4 grand pix yang masih tersisa pada musim ini,” ungkapnya lebih detail.

Ogah Kibarkan Bendera Putih

Seperti yang sudah diketahui bahwa pembalap Repsol Honda, Marc Marquez telah sukses menjadi juara di MotoGP Aragon tepatnya tanggal 24 September 2017 kemarin. Dan hasil ini lah yang membuat pembalap tersebut makin nyaman saja bertengger di posisi atas pada klasemen MotoGP 2017.

Dan seperti yang sudah diketahui, ia meraih sebanyak 224 poin. Sedangkan Andrea Divizioso saat ini mengekor tepat di belakangnya, di posisi kedua, dengan perolehan poin 208. Hanya selisih 16 poin! Setelah itu, ada di posisi ketiga, posisi tersebut dihuni oleh Maveric Vinales dengan perolehan 196 poin.

Dovi yang mana tertinggal 16 poin itu, buka suara atas hasil yang ia dapatkan. Pasalnya, ia ogah jika harus menyerah guna mengejar poin Marquez. Namun ia mengakui bahwa Marquez bukanlah lawan yang bisa ditaklukkan dengan mudah. “Akan sangat sulit mengingat Marquez memberikan hasil yang terbaik dalam setiap balapannya. Namun menurut saya, saya rasa masih ada kesempatan untuk saya untuk menyusul posisinya. Saya akan terus mencoba sampai akhir,” tegasnya seperti yang dilansir dari Crash.

“Kadang memang dalam balapan, ada hasil yang bagus, ada juga hasil yang buruk. Namun saya masih ada kesempatan untuk bisa bersaing,” tuturnya lebih lanjut lagi. Divizioso sendiri hanya bisa finish di posisi ke-7 pada ajang MotoGP Aragon. Ia mencatatkan waktu 42 menit 14,271 detik.

Namun hal yang memang sedang melanda Divo itu bukan menjadi masalah yang harus ia ratapi di kemudian hari. Pasalnya, ia dan timnya mengaku bahwa mereka akan memberikan hasil yang lebih baik di turnamen selanjutnya dan akan mengejar ketertinggalan poin tersebut. Lebih lanjut, Divo mengaku bahwa kemenangan Marquez sekarang ini memang diakuinya, bukan berarti ia harus menyerah sekarang dan berhenti berharap bahwa dirinya bisa meraih poin togel hongkong lebih tinggi dari ini. hal ini karena di ajang MotoGP Aragon, poinnya tak jauh dari Marquez dan waktu tempuhnya tak jauh beda juga. Marquez menempuh dengan waktu 42 menit 6,816 detik.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *