Sunday, 22/10/2017 | 5:24 UTC+0

Kekalahan tidak terduga Arema

Aji Santoso selaku pelatih Arema FC mengaku tidak menduga tim asuhannya ternyata kalah melawan Persipura Jayapura ketika bertanding dalam lanjutan Liga 1.

Arema sulit mengembalikan keadaan

Arema FC yang menjadi tuan rumah dalam pertandingan harus tunduk kepada Persipura Jayapura dengan skor 0-2 untuk Persipura pada hari Minggu 16 Juli 2017 bertempat di Stadion Kanjuruhan, Malang. Ruben Sanadi (menit ke-19) dan Yan Pieter (menit ke-84) yang mencetak gol kemenangan bagi Persipura Jayapura.

Walaupun bermain di kandang sendiri, Arema FC di hadapan para suporter tidak bisa mengendalikan pola permainan. Karena itulah Arema FC di sepanjang pertandingan harus mendapat tekanan dari Persipura dan sulit untuk mengejar ketertinggalan.

Aji Santoso menjelaskan bahwa tim asuhannya tidak sedang berada pada kondisi prima. Sehingga mereka banyak melakukan kesalahan yang membuat tim lawan lebih percaya diri dalam menjalani pertandingan. Namun Aji tetap mengatakan bahwa ia menghargai timnya yang sudah mengeluarkan usaha semaksimal mungkin.

Dari pengamatan tim Arema, kebanyakan pemain terlihat kurang dalam melakukan antisipasi. Pemain Jayapura, Ruben Sanadi yang mencetak gol pada menit ke-19 kurang mendapat penjagaan ketat sehingga mampu melesatkan tendangan langsung menuju sisi kanan pertahanan gawang Arema. Begitu pula dengan gol kedua Persipura yang dicetak Yan Pieter pada menit ke-84 yang bermula dari tendangan penjuru juga kurang mendapat antisipasi dari pemain Arema.

Meski kecewa dengan hasil pertandingan, namun bagi Aji Santoso, kekalahan ini ia gunakan sebagai pelajaran togel hongkong dan evaluasi agar bisa menyelesaikan pertandingan berikutnya dengan lebih baik.

Gagal mempertahankan kemenangan di kandang

Skuat Arema FC gagal mempertahankan kemenangan di kandang sendiri setelah harus menelan kekalahan ketika melawan Persipura Jayapura di Stadion Kanjuruhan. Persipura mendapat poin penuh dari Arema dengan dua gol tanpa balas berkat Ruben Sanadi (menit 18) dan Yan Pieter (menit 84).

Persipura berhasil mendapat peluang pada menit 18 setelah Yohanes Pahabol melakukan umpan terobosan yang diterima oleh Ruben Sanadi dan langsung melakukan tembakan keras dari sudut sempit yang tidak terjangkau oleh kiper Arema, Kurnia Mega. Skor 1-0 bagi Persipura bertahan hingga waktu turun minum.

Di babak kedua Arema mulai mencoba meningkatkan tekanan untuk menyerang. Namun tim yang dijuluki Singo Edan ini justru kesulitan menembus pertahanan tim Mutiara Hitam.

Persipura hampir saja menambah keunggulan pada menit-58 lewat serangan balik. Addison berhasil menembus pertahanan hingga tepi area penalti, namun sayang sekali sebelum melepaskan tendangan, serangannya justru melebar di kanan gawang Arema.

Tim tuan rumah nyaris memecah kebuntuan di menit-61. Tembakan Adam Malis mengarah langsung menuju kiper Persipura, Jae-hoon Yoo. Bermain di hadapan para suporternya, Arema tidak ingin tampil mengecewakan dengan terus melakukan serangan berusaha memecah pertahanan Persipura. Namun Arema harus mengakui kerapatan dan kedisiplinan pertahanan tim lawan dan ketangkasan kiper tim Mutiara Hitam.

Terlalu fokus menyerang, skuat Singo Edan membuka celah pertahanan mereka. Dari sanalah Persipura mampu menambah keunggulan di menit 84. Bermula dari tendangan pojok yang dieksekusi oleh Ian Kabes, umpan tersebut mampu disundul oleh Yan Pieter merobek gawang Kurnia Meiga. Kedudukan 2-0 untuk Persipura.

Skor tetap bertahan hingga peluit panjang. Dari hasil pertandingan ini, Arema turun peringat menjadi urutan 5 klasemen dengan perolehan 25 angka. Sedangkan Persipura naik klasemen menjadi peringkat 2 dengan perolehan 27 angka.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *