Sunday, 22/10/2017 | 5:25 UTC+0

Dibalik Kemenangan Timnas U-16 Indonesia Plastic Cup 2017

Dibalik kesuksesan pemain Timnas U-16 Indonesia meraih gelar Plastic Cup 2017 tentu tidak lepas dari peran Fakhri Husaini yang sangat paham betul terhadap kondisi dari anak asuhnya, saat menjelang laga terakhir merebut gelar juara Fakhri justru tidak menekan anak asuhnya untuk berlatih namun memberikan waktu untuk bersantai.

 

Timnas U-16 Indonesia Liburan ke pantai lepas penat di ajang Plastic Cup 2017

Jika biasanya menjelang turnamen penting para atlet berlomba-lomba berlatih untuk mengasah kemampuan mereka agar tampil memukau saat pertandingan berlangsung, Berberda dengan apa yang dilakukan oleh Timnas U-16 Indonesia. Target besar untuk meraih hasil yang terbaik diajang turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017 yang diselenggarakan di Vietnam pastinya membuat beban serta tekanan yang sangat besar.

 

Tetapi saat menjelang pertandingan terakhirnya melawan Taipei, Timnas U-16 Indonesia melakukan rekreasi ke pantai. Fakhri Husaini selaku pelatih sengaja untuk mengajak anak asuhannya rekreasi agar dapat menghilangkan penat. Sebab Taipei akan menjadi lawan yang terakhir pada turnamen tersebut, sebelumnya diawal pertandingan Timnas U-16 Indonesia berhasil mengalahkan Myanmar dan pada saat berhadapan dengan tuan rumah, Timnas U-16 Indonesia hanya mampu bermain imbang.

 

Namun saat menjelang laga terakhirnya Timnas U-16 Indonesia justru tidak melakukan latihan yang serius, mereka hanya melakukan recovery yang dilakukan sambil rekreasi dipantai. Fakhri Husaini mengaku memang sengaja memberikan liburan kepada anak asuhnya untuk berlibur karena sejak mulai kedatangan mereka pada 12 Juni kemaren, Timnas U-16 Indonesia mempunyai jadwal yang padat pada laga tersebut. Timnas U-16 Indonesia belum sempat liburan sehingga Fakhri memberikan kesempatan kepada anak asuhannya untuk berlibur.

 

Fakhri juga menyebutkan bahwa moment tersebut akan dimanfaatkan mereka untuk waktu kebersamaan dan setelah rekreasi, Timnas U-16 Indonesia akan melakukan buka puasa di pantai tersebut. Fakhri juga penambahkan meskipun berlatih dengan santai namun timnas U-16 Indonesia tetap akan mempersiapkan kekuatan dengan pasti. Fakhri juga mengaku telah mempersiapkan taktik dalam jelang pertadningan melawan Taipei nanti, dengan Formasi 4-3-3 dan juga akan dilakukan pergantian pemain. Fakhri justru berani memprioritaskan pemain dewa poker yang jarang tampil karena bertujuan agar pemain masih memiliki stamina yang bugar untuk dapat menekan Taipei sejak awal pertandingan.

 

Dalam laga menghadapi Taipei terbilang penting sebab akan bisa memperngaruhi peluang untuk Indonesia menjadi juara, karena peluang sangat terbuka lebar sebab Indonesia berada di posisi dua dari klasemen sementara yang hanya selisih gol dari Vietnam. Pada turnamen Plastic Cup 2017 hanya diikuti oleh 4 negara, yaitu Indonesia, Vietnam, Myanmar dan China Taipei. Masing-masing negara akan dibentrokan satu kali dan pada laga terakhir Timnas U-16 Indonesia akan berhadapan dengan Taipei.

 

Benar saja setelah Timnas U-16 Indonesia melakukan rekreasi dan menjalankan taktik dari sang pelatih Fakhri Husaini akhirnya Timnas U-16 Indonesia keluar sebagai pemenang di turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017 setelah menaklukan Taipei sebanyak 11 gol.

Timnas U-16 Indonesia yang tidak tinggalkan ibadah puasa dan sholat meski berlaga diajang turnamen Plastic Cup 2017

Meskipun sedang menjalani turnamen Tien Phong Plastic Cup 2017 namun para pemain dari Timnas U-16 Indonesia yang beragama muslim tetap menjalani kewajiban mereka sebagai seorang muslim yaitu puasa dan sholat. Bahkan saat menjalani recovery dan rekreasi saja para pemain menyempatkan untuk berbuka puasa dipantai, dan setelah menjalani pertandingan terakhir mereka melawan Taipei pun pemain Timnas U-16 Indonesia menjalani ibadah sholat magrib di dalam ruangan ganti.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *