Sunday, 22/10/2017 | 5:23 UTC+0

Jangan Lakukan Hal Ini Ketika Mengisi Daya Smartphone

Smartphone dan daya baterai dua hal yang tidak bisa terpisahkan. Ketika daya baterai habis tentunya kita tidak bisa memakai smartphone. Tapi sayangnya banyak pengguna yang tidak tahu cara merawat baterai smartphone dengan benar. Terutama ketika proses pengisian daya. Sehingga membuat baterai smartphone cepat rusak. Oleh karena itu kita akan merangkum kesalahan saat pengisian daya smartphone yang harus dihindari.

Tidak Lepas Casing Luar Ketika Pengisian Daya

Pada saat proses pengisian smartphone, temparatur smartphone akan meningkat. Sehingga smartphone akan lebih  hangat. Jika panas tidak bisa dikeluarkan, akan membuat baterai semakin panas dan akhirnya bisa merusak baterai. Apalagi jika smartphone dipasang casing luar yang tebal. Akan membuat suhu semakin panas, sebaiknya suhu tidak boleh lebih dari 35 derajat, karena bisa merusak baterai. Pada saat mengisi daya baterai smartphone, lebih baik lepas casing. Sehingga baterai akan lebih dingin dan tidak membuat panas tertahan  di smartphone.

Jangan Menunggu Sampai 0 Persen

Banyak pengguna smartphone yang menunggu sampai 0 persen baru dilakukan pengisian daya. Padahal baterai smartphone tidak harus menunggu 0 persen, untuk di isi ulang dayanya. Jika pengguna harus menunggu sampai 0 persen, malah membuat umur baterai semakin pendek. Hal ini dikarenakan baterai harus menambahkan tegangan ketika baterai sudah mau habis. Baterai jenis Li-ion. Bisa bekerja dengan baik ketika kapasitas baterainya sekitar 30 sampai 80 persen. Jadi dibawah 30 persen, anda sudah bisa langsung mengisinya. Ini bisa membantu baterai smartphone bisa lebih tahan lama.

Tempat Untuk Mengisi Daya

Kesalahan saat pengisian daya smartphone selanjutnya adalah tempat untuk mengisi daya itu sendiri. anda tidak boleh melakukan pengisian daya di tempat yang berbahaya dan bisa membuat baterai semakin panas. Baterai memiliki temperatur yang harus dijaga. Jika anda meletakan di tempat yang mudah menyimpan panas, akan membuat baterai semakin panas. Tapi jangan juga diletakan pada tempat yang terlalu dingin. Jangan meletakan di atas kasur karena bisa menyimpan panas. Lalu jangan diletakan di bawah ac, karena terlalu dingin. Perhatikan letaknya dengan baik. Selain itu jangan letakan di dekat perangkat elektronik lainnya. anda harus memperhatikan tempatnya dengan sebaik mungkin.

Jangan Di Tinggal Tidur

Ketika mengisi baterai dan ditinggal tidur, bisa saja baterai menjadi overcharging. Ini membuat daya baterai semakin panas.  Padahal baterai sudah penuh tapi tidak dicabut. Jika hal ini dibiarkan begtiu saja, akan membuat baterai cepat panas dan mengembung. Akhirnya baterai akan cepat rusak. Baterai hanya butuh waktu 2-3 jam untuk pengisian ulang. Jika lebih dari itu dan baterai tidak bisa menerima panas, akan membuat baterai meledak. Kejadian ini sudah sering terjadi, baterai tiba-tiba meledak pada saat dilakukan pengisian ulang.

Tidak Memakai Kabel Asli

Banyak pengguna smartphone yang sering memakai kabel sembarangan untuk mengisi daya baterai. Kabel USB baterai memang bersifat universal, berarti bisa masuk ke berbagai merk smartphone. Tapi sayangnya tidak semua kabel judi poker usb cocok untuk digunakan pada smartphone. Ada beberapa jenis kabel yang bisa memutus aliran listrik ketika baterai sudah 100%. Jadi lebih baik untuk memakai kabel usb asli bawaan dari smartphone anda.

Dengan mengetahui kesalahan saat pengisian daya smartphone, membuat anda bisa merawat baterai smartphone dengan benar. Rawatlah baterai sebaik mungkin, supaya daya pakainya bisa bertahan lama.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *